Mengapa dibutuhkan kepatuhan terhadap instruksi pada saat kita mengikuti tahapan psikotes?  Karena meskipun jenis tesnya sama antara beberapa tempat, tetap ada kemungkinan penggunaan aturan yang berbeda yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan instansi yang mengadakan psikotes tersebut. Apabila ada kebingungan atau tester memberikan instruksi yang ambigu, boleh bertanya asalkan setelah dijawab tidak ngotot dan gunakan pertanyaan yang terbuka alias tidak menjurus ke arah sok tau, misalnya “tapi mba/Bu/mas/Pak waktu saya tes di tempat X ko ngga gitu ya disuruhnya?”  atau “loh mba/Bu/mas/Pak kan itu seharusnya begini….”

Pertanyaan yang dapat diajukan misalnya mengulang apa yang sudah diinstruksikan atau meminta tester untuk mengulang instruksi, tapi jangan keseringan ya, tester yang baik biasanya akan paham maksud pertanyaan kita apa, atau dengan melihat raut muka saja udah tahu kalau kitanya lagi tidak paham alias bingung. Nah, daripada hasil jawaban kita tidak diperiksa dan menjadi sia-sia karena proses salah mengisi, maka sebaiknya ikuti instruksi yang diberikan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here