Adakah sahabat SL yang sedang merencanakan atau bahkan sudah membidik untuk menuntut ilmu di luar negeri semisal di Inggris, Australia, Eropa atau bahkan di sekitaran Asia? Persiapan apa sajakah yang sudah kalian lakukan? Sebagai  gambaran apakah persiapan kalian sudah cukup mumpuni, kali ini SL akan mewawancarai salah seorang rekan, Nur Alfi Ekowati (Alfi) yang sedang menjalani kuliah S2 joint degree di Technische Universität Dresden, Jerman dan di Freie Universität Bozen-Bolzano, Italia, jurusan Computational Logic (selama satu semester).

Sebelum akhirnya tinggal di Jerman, Alfi adalah seorang programmer wanita di PT Gameloft Indonesia. Yup! Seorang game programmer yang mempunyai cita-cita melanjutkan kuliah S2 dan Jerman menjadi tempat impiannya. Sampai pada akhir tahun 2013 kesempatan untuk mendapatkan beasiswa ke Jerman itu datang dan tentu saja tidak disia-siakannya. Persiapannya tidak instan loh, karena di tahun-tahun sebelumnya Alfi sudah mempersiapkan diri dengan mengikuti kuliah bahasa, pemilihan universitas, meminta restu orang tua dan tentu saja persiapan mental seperti yang diungkapkannya :

Sudah lama sekali saya memendam impian untuk bisa hidup dan kuliah di luar negeri. Saat masih remaja saya suka menulis daftar angan-angan yang ingin dicapai dalam sebuah dream book untuk beberapa tahun ke depan. Saya pajang peta-peta besar di tembok kamar. Sampai akhirnya tercapai juga satu per satu dari apa yang saya tulis di dream book itu. Untuk soal persiapan teknis pada umumnya sama seperti persiapan orang yang ingin pergi ke luar negeri, seperti membuat passport, visa, dan dokumen-dokumen pendukung lainnya. Perihal bahasa, alhamdulillah saya sudah memiliki bekal Bahasa Jerman tingkat dasar sebelum berangkat.

SL juga sempat diperlihatkan situasi kamar kos tempat Alfi tinggal di kota Yogyakarta sebelum dirinya berangkat ke Jerman, dan ya memang terpampang di dinding peta dunia berukuran besar dan panjangnya hampir separuh tempat tidurnya. Hal ini sangat membantu untuk lebih mempernyata apa impian kita dan pada saat diletakkan di tempat yang semakin tampak mudah terlihat oleh kita, maka kita akan semakin diingatkan dan terpacu ke arah impian kita tersebut.

Salah satu keuntungan lain pada saat kita juga menuliskan apa yang kita inginkan adalah kita mendapatkan kerjasama yang baik antara keinginan dan kenyataan yang sudah kita miliki. Cara menuliskan tergantung dengan minat sahabat SL masing-masing. Bisa dengan menggunakan gadget, aplikasi mind mapping, menggambar mind mapping menggunakan tangan/manual, membuat daftar pencapaian dan target, menuliskan di post-it warna-warni, apa saja yang sesuai dan nyaman. Dengan mengetik, menulis, menggambar dan menempel kita akan mendapat bayangan yang lebih pasti daripada hanya sekedar dibayangkan.

1 COMMENT

  1. nice artikel bude okta.. 🙂
    sebenernya saya juga mungkin punya pengalaman serupa terkait dengan memampang peta di dinding kamar, kebetulan di kamar saya dari dulu setelah lulus kuliyah ada peta, peta indonesia lebih tepatnya….
    Tanpa disadari ternyata saya pernah menyinggahi semua pulau di peta itu.. hehehhe..

    #mikir, kenapa dulu nggak pasang peta dunia sajah yak… heheheheh…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here