Sahabat SL yang sudah lulus dan bekerja atau sekarang sedang menjalani masa perkuliahan pasti pernah kan (atau sedang akan) mengalami masa praktek lapangan atau sering dikenal dengan istilah magang?

Kesempatan untuk magang akan sangat ditentukan oleh jurusan yang sedang dijalani.

Ibu Zenitha, HRD dari PT. Rabiha Pilar Informatika (RPI), sebuah perusahaan yang bergerak di bidang software di Yogyakarta, mengatakan biasanya sebuah perusahaan membuka kesempatan magang karena alasan internal dari perusahaan dan karena anak magang mudah untuk ‘dipoles’ sesuai kesempatan yang diberikan di bidangnya. Meskipun sebagian besar kemungkinan yang diberikan adalah pekerjaan administratif atau tidak kompleks, tidak menutup kemungkinan apabila memang kualifikasi yang ditunjukkan berkualitas, maka akan diberikan kesempatan yang lebih untuk menjalankan tanggungjawab yang lebih tinggi pula.

Lebih lanjut menurut ibu Zenitha, keuntungan seseorang dengan melakukan praktek lapangan sesuai dengan dunia kerja nyata, adalah :

Mereka yang punya kesempatan untuk praktek sesuai ilmunya dan dimanfaatkan dengan benar akan sangat beruntung sekali. Contohnya kami dunia IT, misalkan untuk membuat web, pemrograman, menjadi tester adalah hal-hal yang tidak diajarkan di kampus, mereka harus otodidak. Tidak hanya sekedar membuat web, tapi mereka mempelajari frame/alur membuat web. Dengan magang maka bertambahlah ilmu mereka, jika kebetulan dia masuk dalam suatu proyek, maka secara tidak langsung mereka juga akan belajar bahasa pemrograman dari para karyawan dan belajar testing sistem. Tidak menutup kemungkinan apabila mereka memiliki potensi yang bagus bisa ditarik menjadi pegawai selagi mereka masih bisa kuliah. Kalaupun mereka tidak menjadi pekerja setelah magang, setidaknya selesai magang mereka memiliki bekal yang bermanfaat saat nantinya akan melamar pekerjaan di bidang yang sejenis.”

Nah, untuk menjadi pemagang yang berkualitas dan tidak hanya sekedar mengejar nilai, berikut tips dari Ibu Zenitha untuk para sahabat SL :

  1. Pilihlah tempat magang sesuai dengan minat dan kemampuan yang kalian miliki (jangan punya keahlian pada bidang IT lantas magang di sekolahan, pada akhirnya disuruh mengajar yang tidak sesuai;
  2. Jika ditugaskan untuk menghasilkan produk tertentu saat magang, maka buatlah dengan benar sebaik mungkin yang kalian bisa;
  3. Menjadi pribadi yang terbuka, aktif dan komunikatif. Jika ada masalah/ keberatan segera dikomunikasikan.  Jangan menjadi orang yang datang-diam-kerja-pulang tanpa ada adaptasi dengan lingkungan sekitar. Banyak-banyaklah bertanya apabila tidak tahu/tidak mengerti, karyawan akan sangat senang dengan anak magang yang excited dan mau belajar, di masa inilah ilmu itu gratis dan berharga jadi take your time!
  4. Jangan menolak ilmu baru. Menghindar dan merasa tidak mampu terhadap tugas yang diberikan dari kantor akan sangat sia-sia dan sayang. Kapan lagi kita bisa belajar? Kalian tidak akan dilepas seperti ikan baru lahir sudah pintar berenang, pendampingan pasti ada. Kantor/pihak perusahaan juga pasti sudah tahu kapasitas kalian, tidak mungkin memberi tugas dluar kemampuan.
  5. Harus ingat bahwa kita adalah tamu, jadi harus punya sopan santun

Jadi, semangat magang Sahabat SL!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here