Sambungan bagian-2

Dalam setiap pertempuran, selalu ada kemungkinan untuk menang ataupun untuk kalah. Jika pada tahap ini raja Korteks menilai pasukannya gagal mengatasi ancaman atau ancaman yang dihadapi muncul dalam frekuensi yang terus menerus, maka alarm akan terus dibunyikan.

Jenderal Hipotalamus masih terus memerintahkan seluruh puri untuk waspada. Dapur kelenjar Pituitary masih terus memasakkan hormon kortisol untuk semua pasukan. Akibatnya kurcaci otot tetap tegang dan siap bertempur sambil mengabaikan rasa lelah ataupun rasa sakit. Namun demikian, penabuh genderang, – jantung-  sudah mulai kelelahan. Irama yang dimainkannya malah membuat Pasukan Merah, yaitu darah – kebingungan. Mereka tidak lagi dapat mengangkut oksigen untuk memberi makan seluruh pasukan, melainkan malah mondar-mandir membawa karbondioksida yang membuat para pasukan kehabisan energi. Hal ini menyebabkan kondisi puri tidak lagi peka dengan ancaman bahaya yang sesungguhnya. Berita buruknya, hal ini menyebabkan puri dapat dikalahkan oleh berbagai serangan, baik itu berupa penyakit fisik maupun gangguan psikologis. Pada saat inilah kemungkinan para Psikolog Klinis akan memberi plang stres atau bahkan Depresi pada puri kita.

Seorang ahli bernama Hans Selye, menamakan mekanisme pertahanan otomatis yang sudah diinstal di Puri ini sebagai general adaptation syndrome (GAS). Semua manusia memilikinya tanpa perlu mengunduh di playstore. Aplikasi ini memiliki 3 tahap. Pada saat dongeng kita memasuki episode “Alarm Berbunyi! Puri akan Diserang!!”, itu disebut sebagai tahap pertama yaitu alarm reaction. Episode “Pertempuran di Puri!” disebut sebagai tahap kedua, yaitu resistance.  Selanjutnya episode “Berita Buruk dalam Pertempuran” disebut sebagai tahap ketiga yaitu exhaustion.

GAS adalah semacam aplikasi agar tubuh memberi respon yang sama terhadap semua hal yang dianggap sebagai tuntutan atau bahaya, tanpa membedakan jenis stresor yang dihadapi. Itu artinya, alarm puri ini tidak dapat membedakan kerikil atau peluru. Kalau ada anak yang sedang iseng melempari puri dengan kerikil, alarm bisa berbunyi. Kalau ada teroris yang mengarahkan pistol ke puri, alarm pun akan berbunyi. Bahkan kalau koran memberitakan tentang jaringan terorisme yang semakin meluas, alarm ini pun bisa berbunyi. Apapun bentuknya, kalau dirasa membahayakan puri, maka alarm akan segera berbunyi.

Sahabat Soulantern, aplikasi GAS inilah yang bertanggungjawab dengan berbagai perubahan yang terjadi tubuh kita ketika sedang stres. Mengenal kecanggihan aplikasi yang ada dalam tubuh adalah langkah awal agar kita dapat menjadi Penjaga puri yang lebih profesional. Dengan membaca artikel ini, Anda telah dilantik menjadi seorang Penjaga Puri. Tentu saja puri yang harus Anda jaga pertama kali adalah tubuh Anda sendiri. Sudah siap ?

Ingin tahu bagaimana caranya mengendalikan aplikasi GAS agar puri kita tidak sampai diberi plang “STRES” atau “DEPRESI” ? Nantikan dongeng seru berikutnya ya….

Tantangan : Buktikan kebenaran dongeng ini dengan cara mencoba mengenali apakah berbagai perubahan yang sudah diceritakan dalam 3 episode dongeng ini benar-benar terjadi di puri yang adalah tubuh Anda sendiri. Ceritakan petualangan seru yang dihadapi puri Anda ya !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here