Saat wawancara adalah salah satu saat yang paling menegangkan bagi para pencari kerja. Namun jika sahabat SL sudah melakukan persiapan secara optimal dan terutama mengetahui tujuan wawancara tersebut, maka diharapkan akan menjadi cukup siap untuk menjawab setiap pertanyaan yang diberikan. Tujuan dari wawancara kerja adalah untuk saling mengenal antara pelamar dan perusahaan. Pada perkenalan ini perusahaan ingin mendapatkan gambaran singkat mengenai bagaimana pribadi calon karyawannya, apakah sesuai dengan visi, misi serta nilai-nilai perusahaan. Selain itu perusahaan juga ingin mengenal apakah pelamar memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan sebagai calon karyawan. Untuk itu perlu bagi kita untuk mengingat beberapa hal selama proses wawancara, seperti :

Percaya diri

Sahabat SL harus menanamkan rasa percaya diri pada diri sendiri. Terutama jika sudah melakukan persiapan yang matang untuk menghadapi wawancara ini. Namun harus tetap diingat bahwa rasa percaya diri bukan untuk menunjukkan kemampuan kita secara berlebihan. Tetapi kita dapat percaya diri dengan kemampuan kita ketika menjawab setiap pertanyaan yang diajukan oleh pewawancara. Coba anda bayangkan jika kita tidak punya rasa percaya diri, maka kita akan nampak ragu-ragu dalam menjawab. Jika kita saja ragu, apalagi orang lain yang akan mempekerjakan kita.

Sebaliknya jika kita terlalu percaya diri maka perilaku yang akan kita tampilkan cenderung berlebihan. Seperti ketika seseorang yang fasih bahasa Inggris menggunakan bahasa Inggris dalam menjawab pertanyaan, padahal pekerjaannya tidak membutuhkan bahasa Inggris karena posisinya sebagai administrasi penggajian di sebuah perusahaan lokal. Maka diharapkan jika kita memiliki kelebihan, kita dapat menginformasikannya jika memang dibutuhkan (bersambung…)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here