Apabila perusahaan yang akan kita kirimi curriculum vitae melalui e-mail tidak menyertakan surat lamaran sebagai salah satu sarat di lampiran, akan lebih baik untuk memberikan keterangan singkat mengenai tujuan kita mengirimkan e-mail tersebut.

Sobat Soulantern bisa saja menggunakan format yang sama dengan surat lamaran yang bisa dilihat di sini. Namun, diformulasikan secara lebih sederhana supaya tidak terlalu panjang. Dipersingkat sekitar 8-10 kalimat saja sudah termasuk salam penutup.

Gunanya apa? Supaya penerima e-mail mendapatkan gambaran singkat mengenai pengirim (yaitu diri Sobat Soulantern) dan menunjukkan itikad baik untuk sopan santun daripada mengirimkan e-mail kosong tanpa pengantar. Terasa kan ya bedanya? Namun, tidak ada salahnya juga kalau memang ingin secara khusus membuat surat lamaran yang dilampirkan bersamaan dengan curriculum vitae. Hanya saja, tetap jangan biarkan badan e-mail kosong ya, berikan salam pembuka, sedikit pengantar tujuan mengirim e-mail, salam penutup dan kontak Sobat Soulantern yang mudah dihubungi.

Selamat mencoba Sobat Soulantern, jangan lupa gunakan susunan kalimat Bahasa Indonesia yang baik dan benar ya. Hindari singkatan dan bahasa gaul sehari-hari yang bisa membuat e-mail tidak akan dibaca lebih lanjut, malah berakhir di trash.

“Surat lamaran kerja adalah sebagai kulo nuwun sebelum memasuki proses rekrutmen lanjutan. Cara perkenalan yang sopan dan efektif akan membawa kepada pintu proses selanjutnya dengan memberikan gambaran yang positif tentang diri sendiri kepada perusahaan. -SL-“

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here